Jumat, 17 Agustus 2012

HIDUP ADALAH GETARAN

Setiap pikiran,perkataan bahkan perbuatan setiap mahluk pastilah akan menimbulkan getaran atau menggetarkan sekitarnya. Seperti halnya setetes air jatuh diatas permukaan air kolam atau danau, dia akan menimbulkan gelombang yg tidak terputus, demikian jg pikiran yg di deskripsi kan lewat kata-kata apalagi tindakan yg tentunya menimbulkan akibat terlebih itu adalah perilaku 'negatif' pastinya akan menyebabkan gelombang ketidakteraturan,kekacauan yg jikalau diikuti oleh yg lainnya akan berdampak lebih besar. Harus dipahami bersama bahwa tidak ada satu hal pun di dunia ini yg terjadi karena kebetulan, semuanya berproses namun terkadang banyak orang yang tidak menyadari bahwa proses itu ada sehingga mengabaikannya dan menyatakan yang terjadi sebagai sebuah "kebetulan".
Ketika kita sudah menyadari tentang hal ini semestinya kita mulai menyederhanakan hidup dengan cara yg sederhana, berpikir benar,berkata halus lembut sehingga getaran yang dihasilkan pun menjadi positif, menyebar dari hati menuju sekeliling kita merayap di dimensi waktu shg akhirnya menembus batas ego sentris setiap mahluk, melebur dalam cinta penuh kasih, menghargai, menghormati dan menumbuhkan ke"dewa"saan dalam pribadi yang bercahaya. Mulailah saat ini juga. Shanti.

Kamis, 16 Agustus 2012

LOGIKA

Suatu kawasan/wilayah dalam alam pikiran yang dibatasi tembok "mata dan telinga", dengan pemahaman yang di deskripsikan lewat rumus L=PXP, LOGIKA=PENGLIHATAN X PENDENGARAN. Logika membatasi kita untuk memahami "inti" dari sesuatu,hal atau sebuah materi, logika membuat kita menjadi mahluk yg mengandalkan apa yang tampak di hadapan mata dan bisa di dengar telinga, logika mengesampingkan peran mata hati/mata bathin sebagai sumber KEBENARAN SEMESTA yang ,melahirkan sebuah nama INTUISI. Logika menghasilkan keputusan yg di inisiasi oleh pertimbangan mata dan telinga, sering berubah sesuai dg tipuan mata dan rayuan telinga, tetapi INTUISI dihasilkan dari bathin yg jernih yg di transfer oleh semesta sehingga hukum alam sangat mempengaruhinya, segala sesuatunya bersifat pasti, tidak ada pertimbangan 'kedekatan,tipuan mata dan rayuan telinga' seperti karmaphala, pasti dan pasti. Logika bersifat ego, dan sangat besar kemungkinan untuk di intervensi, dimanipulasi dengan hal hal yang bertentangan dengan semesta dan alam diluar mata/telinga. Untuk meminimalisir kesalahan itu, maka kita semestinya membuka hati untuk mau belajar di setiap tarikan nafas, melihat dunia dari sisi yang lain dan mulai belajar ,mendengar dari siapapun tanpa memandang personalnya. Mari buka mata dan telinga lebih lebar serta menghemat olahraga mulut. LOGIKA fase 2 diatas INSTING, dibawah INTUISI.

Rabu, 15 Agustus 2012

HATI

Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah 

Ambisi

Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar 

KEBAHAGIAAN

Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi (J. Donald Walters)